Kolaborasi Untirta–UNS, KKM 02 Bojong Menteng Gelar Sosialisasi Edukasi Hukum Cegah Bullying dan Pelecehan di SMPN 04 Leuwidamar
Lebak, Tangerangtalk – Kelompok Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) 02 Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) melaksanakan kegiatan Sosialisasi Edukasi Hukum dengan tiga tema utama, yakni anti bullying, pencegahan pelecehan seksual, dan motivasi pendidikan, yang berlangsung di SMP Negeri 04 Leuwidamar, Desa Bojong Menteng, Kabupaten Lebak.
Kegiatan sosialisasi ini berlangsung di Aula SMPN 04 Leuwidamar, Jumat (09/1/2026).
Melalui program KKM, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) dan Universitas Sebelas Maret (UNS) menugaskan mahasiswa untuk terjun langsung ke masyarakat sebagai bagian dari implementasi Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Program ini mendorong mahasiswa untuk mengaplikasikan pengetahuan akademik, meningkatkan kepedulian sosial, serta berkontribusi secara nyata dalam upaya pencegahan berbagai persoalan sosial di lingkungan pendidikan.
Ketua KKM Kelompok 02 Desa Bojong Menteng Dimas Supriyadi menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi ini dirancang sebagai bentuk edukasi preventif bagi pelajar agar memiliki kesadaran hukum sejak dini. Menurutnya, isu bullying dan pelecehan seksual perlu mendapatkan perhatian serius karena berdampak langsung pada perkembangan psikologis siswa.
“Melalui sosialisasi edukasi hukum ini, kami ingin menanamkan pemahaman kepada para siswa bahwa bullying dan pelecehan seksual bukan hal yang sepele. Edukasi sejak dini diharapkan mampu menciptakan lingkungan sekolah yang aman, saling menghargai, dan bebas dari kekerasan,” ujarnya.
Pada materi pertama, Kelompok 02 KKM Untirta-UNS Desa Bojong menteng memberikan sosialisasi anti bullying dengan menjelaskan pengertian, bentuk-bentuk perundungan, serta dampak yang dapat ditimbulkan bagi korban maupun pelaku. Penyampaian materi dilakukan secara interaktif agar siswa lebih mudah memahami dan berani menyampaikan pendapat.
Selanjutnya, pada sesi edukasi pencegahan pelecehan seksual, mahasiswa KKM menekankan pentingnya memahami batasan dalam pergaulan, mengenali bentuk-bentuk pelecehan, serta langkah yang dapat dilakukan apabila mengalami atau menyaksikan tindakan tersebut.
Pada sesi materi anti bullying dan pencegahan pelecehan seksual, Adi Salahudin selaku pemateri menuturkan bahwa penting bagi pelajar untuk memahami hak atas rasa aman serta berani bersikap ketika menghadapi tindakan yang melanggar norma dan hukum.
“Edukasi hukum di lingkungan sekolah sangat penting agar siswa mampu melindungi diri sendiri dan menghormati hak orang lain. Pemahaman ini menjadi bekal awal untuk membangun karakter yang bertanggung jawab,” tutur Adi.
Sebagai penutup, Kelompok 02 KKM Untirta-UNS Desa Bojong menteng Sebagai penutup, materi motivasi pendidikan disampaikan oleh Jeremi yang menekankan pentingnya pendidikan sebagai fondasi masa depan serta sarana untuk mengembangkan potensi diri.
“Pendidikan adalah kunci untuk membuka peluang masa depan. Jangan pernah merasa kecil atau minder dengan keadaan, karena setiap siswa memiliki kesempatan yang sama untuk sukses jika mau berusaha dan terus belajar,” ujar Jeremi.
Ia juga mendorong para siswa untuk berani bermimpi dan tidak mudah menyerah dalam meraih cita-cita.
“Teruslah bermimpi, disiplin, dan percaya pada kemampuan diri sendiri. Sekolah adalah tempat kalian mempersiapkan masa depan,” tambahnya.
Kegiatan ini mendapatkan sambutan positif dari pihak SMPN 04 Leuwidamar. Pihak sekolah menilai kegiatan tersebut relevan dengan kondisi siswa saat ini dan mampu memberikan pemahaman yang bermanfaat.
“Kami mengapresiasi kehadiran mahasiswa KKM Untirta yang telah memberikan edukasi hukum kepada siswa. Materi yang disampaikan sangat kontekstual dan membantu sekolah dalam upaya menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman,” ujar Kepala sekolah.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, KKM 02 Untirta berharap para siswa memiliki kesadaran hukum yang lebih baik, mampu menjauhi perilaku menyimpang, serta termotivasi untuk terus mengembangkan diri melalui pendidikan. Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud komitmen mahasiswa Untirta dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat secara berkelanjutan.
