Menggelar Refresment Kader, IU Kabupaten Tangerang Fokus Pada Pencapaian Target

Menggelar Refresment Kader, IU Kabupaten Tangerang Fokus Pada Pencapaian Target.
foto bersama Kader IU Kabupaten Tangerang Fokus 

 

Tangerang, Tangerangtalk – Implementing Unit (IU) Kabupaten Tangerang menggelar kegiatan Refresment Kader sebagai upaya penyegaran kader yang bertujuan supaya lebih bisa mengedukasi masyarakat akan bahaya Penyakit Tuberkulosis (TBC). dilaksanakan pada 22 Agustus 2022 sampai 24 agustus 2022 di Aula SPGDT Kabupaten Tangerang.

Eliminasi Tuberkulosis menjadi program khusus yang dijalankan oleh Penabulu-STPI selama beberapa tahun kedepan, yang dimana IU Kabupaten Tangerang beserta tim dari komunitas menjadi penanggung jawab program Eliminasi Tuberkulosis untuk wilayah Kabupaten Tangerang.

Dedi Irawan sebagai koordinator program eliminasi Tuberkulosis di Kabupaten Tangerang memaparkan “agenda refresment kader ini sebagai upaya untuk merevieu dan meningkatkan pemahaman para kader-kader yang berada di setiap puskesmas-puskesmas di wilayah Kabupaten Tangerang”.

Lanjutnya, “upaya penyegaran kader-kader sekaligus untuk menambah spirit agar bersama sama gencar dalam melakukan Investigasi kontak sekaligus keluarga pasien dapat melakukan Tes Kesehatan dan Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT)”. 

Dalam rangkaian kegiatan tersebut dihadirkan para narasumber yang berkompeten, antara lain adalah dari Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, Perwakilan SR Provinsi Banten, Dokter dari Rumah Sakit dan Pj TB Puskesmas. 

dr. Qotrunnada mengatakan “Pemerintah, Rumah Sakit, Puskesmas, Kader dan Komunitas serta masyarakat perlu terus bersama-sama pengambilan porsi untuk eliminasi tuberkulosis agar masyarakat Kabupaten Tangerang bebas TBC. Ucap dr. Nana, sapaan akrabnya”.

Program Eliminasi Tuberkulosis di Kabupaten Tangerang menerapkan juga skema Distrik Publik Private Mix (DPPM) sebuah skema penanggulangan TBC yang melibatkan berbagai sektor dengan tujuan terjalin koordinasi dan jejaring pelayanan tuberkulosis secara terintegrasi dan melakukan pelacakan pasien yang mangkir, putus obat atau pasien Lost To Follow Up (LTFU).



Marno menambahkan “ini merupakan bagian dari kita bersama untuk memberikan edukasi serta menjalin komitmen bersama kader untuk terus berjalan mengeliminasi tuberkulosis sesuai wilayah puskesmas masing-masing”.

Lanjutnya, “kami dari team program berharap besar untuk terus meningkatkan pencapaian dalam eliminasi Tuberkulosis di tahun ini, tentunya harapan kita semua untuk menjadikan masyarakat Kabupaten Tangerang bersih dan sehat. pungkasnya”.(Sayuti/Release)


Next Post Previous Post