Hipotesa: Anak muda dengan ke-idealisme-nya

 

Hipotesa: Anak muda dengan ke-idealisme-nya
 Hipotesa: Anak muda dengan ke-idealisme-nya

"Beruntung orang tidak pernah dilahirkan. Kedua dilahirkan tapi mati muda. Nasib tersial adalah menjadi tua," kata Soe Hok Gie dalam Catatan Seorang Demonstran.

Sayuti-Tangerangtalk

Semalam hingga larut saya berbicara dan mendengar dengan beberapa anak muda. Muda dalam definisi umur tentunya.

Banyak yang dibacakan dari tema satu ke tema lain. Tapi semua memiliki persamaan, yaitu perspektif "idealnya".

Bagaimana sesuatu seharusnya, menjalankan sesuatu semesti, bahkan mengkritisi semestinya.

Mengingat kata-kata idealisme adalah kemewahan yang dimiliki anak muda. Rasanya waktu kian berjarak antara aku dan anak muda hari ini.

Apa yang saya tahu dua atau sembilan tahun lalu rasanya semakin tidak relevan diceritakan kepada anak muda sebagai suatu pengetahuan. Akhirnya hanya sebagai dongen yang diceritakan tanpa manfaat. Cukup menemani bermimpi.

Hmmm….mungkinkah cara menyampaikan saya yang salah atau memang generasi sebelumnya tugasnya sudah selesai dan harus siap diganti generasi baru.

Saya teringat bagaimana bagaimana ikan salmon menjaga eksistensi.

Tanggung jawab reproduksi pada ikan salmon memang dibebankan kepada generasi dewasa. Dimana dia kembali ke tempat ditelurkan dan berkawin dengan pasangan yang dijodohkan alam.

Kemudian setelah tugas reproduksi selesai. Ikan salmon dewasa tersebut akhirnya mati.

*Rubik Hipotesa merupakan rubik khusus tentang pendapat pribadi


Next Post Previous Post