Tiket.com : Indonesia Jadi Pasar Perjalanan terbesar ke-4 di dunia





Optimisme terhadap pertumbuhan industri pariwisata Indonesia juga digaungkan oleh Chief Executive Officer tiket.com, George Hendrata, “Berdasarkan data The International Air Transport Association (IATA) Indonesia diprediksi akan menjadi pasar perjalanan terbesar ke-4 di dunia setelah China, Amerika Serikat, dan India.  Karena itu, online travel menjadi  sektor internet yang besar dengan tingkat pertumbuhan yang lebih tinggi pasca Covid-19.” ungkapnya saat kegiatan Webinar Nasional bertajuk Tourism and Creative Economy Industry  Recovery Strategies Post-Vaccination, 2021 Review and 2022 Projection.

Lebih lanjut, George mengatakan, “Kami di tiket.com berkomitmen untuk berperan aktif dalam menjaga ekosistem pariwisata untuk terus bertahan dari terpaan pandemi serta di saat yang sama juga dapat berkembang dan bersiap untuk peningkatan animo pariwisata. Upaya tersebut kami wujudkan dengan terus meluncurkan berbagai program di tiket.com untuk menambah minat masyarakat untuk berwisata dengan aman dan nyaman. Selain itu, kami juga terus bersinergi dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif untuk mendukung berbagai program Pemerintah. Beberapa di antaranya, kami memberi dukungan dalam akselerasi program vaksin dengan membuka sentra vaksinasi Covid-19 di Jakarta dan Yogyakarta, integrasi layanan Peduli Lindungi melalui aplikasi tiket.com, serta di selama tahun ini kami memberikan workshop di 5 Destinasi Super Prioritas (DSP) bagi para pelaku pariwisata untuk memberi bekal dalam kompetensi pemasaran digital.”


Tauhid Ahmad, Direktur Eksekutif, Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), juga memaparkan beberapa catatan penting untuk melangkah maju menuju pemulihan pariwisata nasional, “Di tengah risiko hadirnya gelombang ketiga dengan adanya varian Omicron, kita perlu mewaspadai area di Indonesia yang menjadi gerbang masuk utama dari arus internasional. Kami melihat bahwa pemanfaatan platform digital, percepatan inovasi berbasis teknologi dan pengembangan konten digital dapat membantu mendorong kebangkitan sektor ekonomi kreatif. Selain itu, reformulasi dan re-fokus anggaran guna solusi pembiayaan berkelanjutan pun sudah harus menjadi prioritas bagi komponen pariwisata dan ekonomi kreatif yang terdampak.” katanya

(siaran pers)


Next Post Previous Post