Menabung kok semakin susah

Menabung kok semakin susah


TangerangtalkMenabung sekarang kok menjadi semakin sulit? Rasanya juga semakin banyak saja kebutuhan yang harus dipenuhi padahal penghasilan belum naik.

Sudah niat nabung, ada saja promo yang sangat sayang untuk dilewatkan. Dan walaupun menyisihkan uang untuk ditabung. Akhirnya akan digunakan juga untuk keperluan yang tiba-tiba datang.

Sehingga saldo di rekening menjelang akhir bulan selalu berjumlah nol. Kebiasaan tersebut terus berulang.

Apa anda juga mengalami hal tersebut saat berusaha memulai menabung. Kalau iya. Anda sepertinya perlu membaca tulisan ini sampai akhir.

Riset akademik yang saya baca beberapa hari lalu mengatakan bahwa perilaku Menabung dapat dipengaruhi oleh kemudahan dalam mengakses produk keuangan.

Semakin mudah orang mengakses produk atau program keuangan maka akan berdampak positif pada perilaku keuangan orang tersebut. Hal ini menyimpulkan bahwa Inklusi keuangan atau menghilangkan kesulitan dalam mengakses produk keuangan sangat berpengaruh akan menumbuhkan minat manabung.

Bisa jadi perilaku Menabung kita terhambat pada sulitnya menyetorkan uang melalui bank, atau waktu yang terbuang untuk menyetorkan uang dan lainnya.

Saat ini, sudah banyak produk dompet digital yang bertebaran di internet. Dompet digital memberikan pelayanan keuangan dengan beragam kemudahan dan promo yang menarik.

Mulai dari pengisian saldo hanya melalui konter pulsa, supermarket, dan transfer antar bank. Belum lagi banyak promo diskon, bebas admin dan lainnya.

Dengan kemudahan tersebut, saya meyakini dapat memudah orang untuk menyisihkan uang mereka untuk konsumsi di masa yang akan datang. Walaupun tidak dipungkiri bahwa dompet digital juga meningkatkan orang untuk belanja karena kemudahannya.

Berdasarkan riset yang saya baca sebelumnya. Inklusi produk keuangan seperti dompet digital ini justru akan memudahkan orang menyisihkan uang mereka.

Terutama untuk melakukan pembelian atau konsumsi di masa yang akan datang.

Karena pemahaman saya tentang menabung adalah kebiasaan. Sehingga saya berharap menabung bukan hanya tentang jumlah uang yang ditabungkan namun juga meningkatkan perilaku merencanakan keuangan. 

Kalau anda hanya bisa menyisihkan uang sebesar Rp5 ribu perbulan maka sisihkan saja setiap bulan sebesar itu. Jangan juga memaksakan berlebihan ya…

Jadi ayo mulai Menabung. Mumpung banyak kemudahan di era digital saat ini 

Next Post Previous Post